Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas "Napas Lagi" Setelah Crash, Buyer Balik Masuk
Wednesday, 4 February 2026 10:10 WIB | GOLD |

Emas masih mempertahankan penguatannya setelah sempat jatuh tajam dari rekor tertinggi. Setelah pembeli "buy the dip" masuk saat harga turun, tekanan jual mulai mereda dan pergerakan emas kembali lebih stabil.

Pada perdagangan awal, emas batangan berada di sekitar $4.950 per ons setelah sempat melonjak lebih dari 6% pada sesi sebelumnya. Dorongannya datang dari suasana pasar yang kembali risk-on dan dolar AS melemah. Perak juga cenderung tenang.

Meski begitu, posisi emas masih sekitar 12% di bawah rekor tertinggi yang tercetak 29 Januari, namun tetap naik hampir 15% sepanjang tahun ini. Ini memberi sinyal: reli memang sempat patah, tapi minat beli belum benar-benar hilang.

Menurut Daniel Ghali dari TD Securities, gelombang "forced selling" di logam mulia kemungkinan sudah mencapai fase akhir. Namun volatilitas ekstrem sepekan terakhir bisa bikin investor ritel menahan diri dulu yang artinya, salah satu sumber demand besar sementara "menghilang" dari pasar.

Latar belakangnya, reli logam mulia bulan lalu dipicu kombinasi: dorongan spekulatif, ketegangan geopolitik, dan kekhawatiran soal independensi Federal Reserve. Tapi reli itu mendadak berhenti akhir pekan lalu: perak mencetak penurunan harian terbesar, sementara emas mengalami penurunan terdalam sejak 2013 setelah banyak peringatan bahwa kenaikan sudah "kebanyakan" dan terlalu cepat.

Ke depan, Bank of America menilai volatilitas logam mulia masih akan tinggi, meski sejumlah bank percaya emas bisa pulih. Deutsche Bank bahkan tetap pada proyeksi emas menuju $6.000/ons. Pada update terakhir, emas nyaris datar di $4.944,66/ons (pukul 07:49 di Singapore), perak turun 0,8% ke $84,48, sementara Bloomberg Dollar Spot Index relatif datar. (asd)[sma]

Source : Newsmaker.id

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS